RKAB sangatlah Penting untuk Kemajuan Industri Pertambangan.

oleh -152 views

Beritafaktabanten.com. ” Sebagai salah satu negara dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, Indonesia telah lama mengandalkan sektor pertambangan sebagai pilar utama dalam pembangunan ekonominya. Industri pertambangan bukan hanya memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan negara tetapi juga menawarkan peluang lapangan kerja bagi masyarakat.

Untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan optimal dalam industri pertambangan, penting untuk memperhatikan kemudahan dalam persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). RKAB merupakan dokumen resmi yang mengatur rencana kegiatan operasional dan anggaran biaya suatu perusahaan pertambangan untuk jangka waktu tertentu tuturnya.

Dasar hukum RKAB diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 96 tahun 2021, yang mewajibkan Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) untuk menyusun dan menyampaikan RKAB Tahunan kepada Menteri sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan.

Langkah konkret diperlukan untuk memastikan kemudahan dalam proses persetujuan RKAB. Peraturan Menteri ESDM No. 10 tahun 2023 tentang Tatacara Penyusunan, Penyampaian, dan Persetujuan RKAB menjadi acuan penting dalam hal ini.

Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia, Perhapi, merekomendasikan beberapa kiat sukses untuk kelancaran pembuatan dan persetujuan RKAB, antara lain:

Siapkan perencanaan yang matang sebelum menyusun RKAB, termasuk penunjukan PIC (Person In Charge) yang bertanggung jawab dan mengkoordinir tim RKAB.
Pastikan kewajiban keuangan seperti PNBP telah dipenuhi dan tidak ada penjaminan usaha ke pihak lain.
Seluruh kegiatan operasional pertambangan harus sesuai dengan area feasibility studies (FS) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).
Optimalkan dokumen pendukung sesuai dengan Kepmen Nomor 373 Tahun 2023.
Sumberdaya dan cadangan harus disesuaikan, terutama dengan laporan dari competent person Indonesia (CPI).
Proaktif dalam berkomunikasi dengan evaluator untuk meminta masukan terhadap hasil evaluasi RKAB.
Dengan memperhatikan langkah-langkah ini dan memastikan kemudahan dalam persetujuan RKAB, diharapkan industri pertambangan Indonesia dapat mengalami kemajuan yang berkelanjutan dan optimal sesuai dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki imbuhnya.

BACA JUGA  UU Cipta Kerja Banyak Menuai Kritik Dari Berbagai Pihak

Red (Yudi).BFB