Mesin Penyedot Air Aset Desa Ranjeng Hilang, Diduga Disalahgunakan Oleh Oknum Yang Tidak Bertanggung Jawab

oleh -731 views
Mesin Penyedot Air Aset Desa Ranjeng Hilang, Diduga Disalahgunakan Oleh Oknum Yang Tidak Bertanggung Jawab

KAB. SERANG, BeritaFaktaBanten.com – Mesin penyedot air untuk mengatasi banjir yang sering mengancam pemukiman di Perumahan Bumi Ciruas Permai Dua (Perum BCP 2), yang merupakan bagian penting dari aset Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Kejadian ini menjadi sorotan setelah seorang warga BCP 2 yang disebut sebagai Pw mengeluh kepada pihak desa dan wartawan bahwa mesin tersebut sudah lama tidak ada di tempatnya sejak sebelum pemilihan umum.

Setelah penyelidikan dilakukan, ternyata mesin tersebut sebelum hilang pernah ditawarkan oleh oknum BPD kepada seseorang yang disebut dengan inisial R dengan harga 7 juta rupiah. R menyatakan bahwa mesin itu merupakan aset desa, sehingga sebelum dijual, mesin tersebut harus dihapus dari daftar aset desa. Namun, menurut keterangan dari tokoh di BCP 2, mesin tersebut akhirnya muncul di halaman rumah salah satu calon legislatif dari partai tertentu.

Setelah ditemui oleh Pw, mesin tersebut dijanjikan akan dikembalikan pada hari Senin. Namun, tokoh masyarakat BCP 2 menuntut agar pihak desa mencopot BPD karena diduga terlibat dalam pemindahan atau peminjaman mesin tersebut kepada pihak lain, bahkan dugaan telah terjadi jual-beli. Selain itu, mereka juga meminta agar pemimpin wilayah, Rw 06, dicopot karena dinilai gagal menjaga dan merawat aset desa dengan baik, padahal masih ada dana bulanan untuk pengelolaan sampah yang diyakini masih tersisa.

Kejadian ini mencuatkan banyak pertanyaan tentang pengelolaan aset desa dan kepemimpinan di tingkat lokal, sementara masyarakat BCP 2 terus berjuang untuk menghadapi ancaman banjir tanpa bantuan mesin penyedot air yang seharusnya ada. (Red/BFB)

BACA JUGA  Sultan Korban Kabel Menjuntai Mau Ucapkan Terima Kasih Langsung Ke Kapolri.